Laporan Kekayaan Balon Walikota dan Balon Wakil Walikota Kota Baubau.

Seluruh pasangan bakal calon (balon) telah melaporkan harta kekayaannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak terkecuali di Pilwali Baubau.

Namun, dari enam pasangan bakal calon yang akan maju di Pilwali Kota Baubau, ada satu balon wali kota yang hanya memiliki kekayaan Rp 5 juta, yaitu, calon dari jalur perseorangan Nur Salam.

Dalam laman resmi KPK, www.kpk.go.id, Nur Salam memiliki harta kekayaan hanya Rp 5 Juta. Dia melaporkan hartanya ke KPK pada 9 Januari 2018.

Sedangkan wakilnya, Nurman Dani memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 2 miliar dan melaporkan harta ke KPK pada 8 Januari 2018.

Sedangkan kandidat yang memiliki harta kekayaan paling banyak di Pilwali Baubau adalah Balon Wali Kota Yusran Fahim dengan kekayaan Rp 75 miliar dan melaporkan hartanya pada 3 Januari 2018.

Sedangkan wakilnya, Ahmad memiliki kekayaan kurang lebih Rp 4,3 miliar dan melaporkan hartanya pada 4 Januari 2018.

Pasangan ini, diusung oleh Demokrat 3 Kursi, PPP 2 Kursi dan PKS 1 kursi. Total 6 kursi (24%)

Sedang Roslina Rahim memiliki harta kekayaan kurang lebih Rp 1,9 miliar dan melaporkan hartanya pada 28 Desember 2017.

Wakilnya, La Ode Yasin memiliki harta kekayaan Rp 872 juta dan melaporkan hartanya pada 27 Desember 2017. Partai Pengusung, Hanura 3 kursi, PKB 2 kursi. Total 5 kursi (20%)

Selanjutnya, balon wali kota Wa Ode Maasra Manarfa memiliki harta kekayaan Rp 8 miliar dan melaporkan harta kekayaan pada 5 Januari 2018.

Sedangkan wakilnya, Iksan Ismail, sampai hari ini belum tercatat dalam laman resmi KPK. Partai Pengusung, PBB 3 kursi dan Gerindra 2 kursi. Total 5 kursi (20%)

Untuk balon incumbent AS Tamrin memiliki harta kekayaan Rp 9,3 miliar dan terakhir melaporkan harta kekayaan pada 7 Januari 2018.

Wakilnya La Ode Ahmad Monianse memiliki harta kekayaan Rp 352 juta dan terakhir mendaftarkan kekayaannya pada 8 Januari 2018.

Partai Pengusung, PAN 5 kursi, NASDEM 2 kursi, GOLKAR 1 kursi dan PDIP 1 kursi. Total 9 kursi (36%)

Pasangan Ibrahim Marsela dan Ilyas
Yang melalui jalur perseorangan belum juga terdaftar harta kekayaannya di laman resmi KPK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *