TNI/POLRI Mengamankan Beberapa Pemuda Yang Ternyata Bukan Warga Kanakea.

Baubau / Sultra1News – Kapolres Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA kepada awak media mengatakan kegiatan gabungan dilakukan untuk menjamin rasa aman di Kota Baubau. Dari hasil cipta kondisi (CipKon) di Kanakea, pihak aparat TNI/POLRI mengamankan beberapa orang yang ternyata bukan warga Kanakea.
“Barang Bukti yang berhasil kita amankan dengan tersangka, kurang lebih ada 15 senjata tajam. 10 busur yang sudah siap digunakan dan kebetulan saat kita bersama TNI melaksakan razia, mereka sedang melaksanakan pesta Miras.

“Mengkonsumsi miras jelas Daniel, akan membawa keberanian kepada mereka dalam melaksanakan niat jahat.
Lanjut, Saat akan diamankan sedikit ada perlawanan namun dengan sigap aparat dapat menghalau dengan beberpa kali tembakan gas airmata dan melakukan penangkapan.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat memberikan dukungan Karena dengan kegiatan gabungan menunjukkan keseriusan untuk menghadapi orang-orang yang bermaksud mengacaukan di Kota Baubau.

Menurut Daniel, keresahan dan kekacauan tidak bisa dibiarkan. Hal ini kata dia bisa merugikan warga Kanakea dan warga Kota Baubau pada umumnya.

Kegiatan Razia akan terus dilakukan sesuai situasi dan kondisi (Sikon). Sejauh ini pihak keamanan mendapat dukungan dari pemerintah daerah, termasuk adanya upaya penegakan hukum terhadap aktor penyebab kekacauan.

“Lanjut Danie, Karena kemanan merupakan tanggung jawab bersama, ” kata pria dengan dua bunga di pundaknya ini.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk memahami situasi saat ini sebagai bentuk kepedulian pihak kemanan kepada masyarakat, Jangan mudah menerima isu yang tidak benar (hoax) yang bisa memicu konflik.

Hoax menurut dia, bisa memperkeruh suasana apalagi dengan penyampaian hal-hal yang bisa dipersepsikan lain bagi yang membaca melalui media sosial (medsos).

Aparat mengamankan 14 orang tersangka dengan barang bukti senjata tajam.

(AG/SSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *