Anggaran Koni Baubau 2016-2017 Untuk Forki di Duga Kena Copet

Baubau / Sultra1News.com – Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Litbang, Weldy Soemargo SE, Angkat bicara masalah anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Baubau yang diberikan pada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) pada priode 2016-2017.

Sebagai salah satu orang dibadan Forki, kata dia, pada saat itu Forki Baubau sempat fakum karna belum adanya Musyawarah Kota (Muskot) pergatian kepengurusan yang berakhir pada Tahun 2015.

“Saat itu Forki Baubau sempat fakum dan pada waktu itu juga belum sempat diambil alih oleh Forki Sultra, karna posisinya pada waktu itu juga fakum. Namun anehnya Forki tetap di anggaran oleh Koni, dana itu kemana,” tuturnya pada wartawan, Kamis (13/9/18).

Dikatakanya pula, Kepengurusan priode 2011-2015 samapai saat ini pun belum memberikan laporan pertanggung jawaban sampai saat ini. Dan mengklam adanya dua kubu di tubuh Forki Baubau.

Dirinya pun menuturkan kejenuhan dengan kepemimpinan yang tidak adanya transparasi sangat dirasakan kepengurusan Forki Baubau saat itu. Karna menurut dalam Ad/Art Forki atau Indo Organisasi haru memiliki rekeng. Namun Forki Baubau pada masa itu tidak memiliki rekening tersebut.

“Padahal forki berdiri sudah 12 tahun lebih. Bagaimana dia mau membuat laporan pertangung jawaban yang mana Forki sendiri tidak memiliki rekening,” ungkapnya.

Weldy juga menerangkan mantan bendahara Forki Baubau, Titi Indrawati AMd yang saat ini menjabat sebagai Sekum Forki Baubau, tidak pernah memegang dana (uang,red). Karna, kata dia, Anggaran tersebut di ambil ambil kuasa oleh Sekum Forki priode 2011-2015, Dayat dan Safiudin.

“Malahan permasalahan ini waktu itu akan dibuka. Namun kami masih sabar, setelah mereka berkoar-koar dimedia yang mengklem SK kepengurusan mereka, Maka saya juga angkat bicar terkait hal ini,” ungkapnya.

(Ady/SSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *