Satu Dari Tiga Tersangka Pelaku Begal di Baubau Diamankan Polisi

Baubau / Sultra1News.com – Polsek Kesatuan Pengamanan dan Pengawasan Pelabuhan (KP3) Baubau, mengamankan satu dari tiga tersangak pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal di pantai Kamli, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio Kota Baubau, Rabu (12/9/18) malam. Terhadap Dua tersangka masih dalam penyelidikan.

Kapolsek KP3 Baubau AKP Bayu Laras Tutuka, menerangkan pada hari Selasa (11/9/18) sekitar jam 14.40 wita. Korban atas nama Nuur Zain (18) pelajar asal desa Guwali, Muna Barat, melaporkan adanya pencurian dengan tindakan kekerasan yang di depan pantai, kota Baubau.

“Setelah masuknya laporan tersebut, maka kami menerbitkan Laporan Polisi (LP) dan langsung mendatangi TKP untuk melakukan pul baket terhadap saksi yang ada di sekitar TKP, serta melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ungkap perwira Tiga Balak ini pada Awak media, Kamis (13/9/18).

Berdasarkan LP nomor LP/23/IX/2018/SULTRA/RES BB/SKP BB TGL 11 September 2018, kata dia, pihaknya telah berhasil melakukan penangkapan salah seorang pelaku pencurian dgn kekerasan, atau tersanka kasus Begal tersebut.

Salah satu tersangkan tersebut di ketahui bernama Taufik (26), Asal bugis, beragama islam, pendidikan terakhir SD kelas V, kebangsaan Indonesia, yang beralamat di pantai kamali, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau.

“Allhamdulilah kemarin, unit opsnal Polsek kawasan pelabuhan menagkap salah satu pelaku begal atas nama Taufik yang awalnya kita jadikan saksi dan kemudian kita naikan statusnya menjadi tersangka,” ujurnya.

Adapun dua tersangka lainya, katak dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian pencurian yang disertai kekerasan tersebut.

“Untuk alat bukti belum kita ketemukan. Namun munurut pernyataan dari tersangak yang kita amankan, barang bukti ada di kedua temannya yang saat ini sedang kita lakukan penyidikan identitas keduanya,” tuturnya.

Adapun Kornologis kejadian, korban tiba di pelabuhan murhum kota Baubau dari Muna melalui kapal cepat, pada selasa (11/9/18) sekitar pukul 12.30 Wita, yang kemudian menuju pantai kamali untuk makan siang, setelah selesai makan korban kembali berjalan kaki menuju pantai kamali, tiba-tiba ada seseorang yang menarik tas korban dari arah belakang. kemudian datang lagi dua orang lelaki yang tidak di kenal langsung memukul korban secara berulang kali ke arah muka, setelah itu merampas tas korban.

Diketahui tas korban berisi satu unit hp merk vivo y15, uang tunai sebanyak Rp 4,7 juta, dan emas dalam bentuk uang koin. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta rupia.

Untuk saat ini pelaku yang berhasil ditangkap Polsek KP3 diamankan di Mapolres Baubau, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tersangka begal ini sendiri terjerat pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke-2 KUH Pidana SUB pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman pidana tujuh tahun.

(Ady/SSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *