LMND Baubau, Gelar Aksi Peduli Korban Becana Alam di Sulteng

Baubau / Sultra1News.com – Suasana duka yang mendalam masih dirasakan korban becana alam di kota Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya. Serta banyaknya saudara setanah air yang mengharapkan uluran tangan bantuan sukarela dari seluruh Masyarakat Indonesia.

Melihat hal tersebut Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Baubau, mengelar aksi peduli korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) itu.

Ketua LMND Baubau, La Ode Farhan mengatakan aksi ini juga merupakan arahan dari DPP eksekutif LMND. Yang mana khusus di kota Baubau, Donasi korban bencana alam ini akan berlangsung selama empat hari yang dimulai sejak Senin (1/10/18), hingga Kamis (4/10).

“Kegiatan aksi ini, juga merupakan arahan dari tingkat pusat bahwa seluruh eksekutif LMND harus turun dan menggalang dana untuk korban gempa di Kota Palu,” Ungkapnya pada wartawan, Rabu (3/10/18).

Aksi kemanusiaan ini sendiri, berlangsung di perempatan lampu merah, depan SMA 2 Baubau. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota LMND Baubau sebagai bentuk kepedulian mereka pada korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala.

Untuk diketahui, kegiatan amal yang dilakukan sejak tanggal 1 September 2018 ini selama tiga hari berturut-turut, berhasil mengumpulkan donasi sumbangan warga sebanyak Rp 13 Juta. yang mungkin masih akan bertambah seiring dilakukannya terus menerus kegiatan tersebut.

“Untuk sementara ini, Dana yang telah terkumpul kurang lebih sebesar Rp 13 Juta. selain itu ada juga berupa pakaian dan sembako,” ujurnya.

Lebih lanjut, kata dia, sedikit bantuan ini bisa sedikit setidaknya dapat meringankan beban korban yang tertimpa musibah di Palu dan sekitarnya. Adapun hasil yang telah dikumpulkan selama beberapa hari itu, akan langsung disumbangkan kepada pihak yang berwenang untuk menyalurkan langsung ke korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Kami meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia, untuk menetapkan bencana kota Palu ini sebagai bencana nasional. sebab sudah banyak makan korban jiwa dan banyak yang dirugikan” tutupnya.

(Ady/SSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *