Sejumlah Komunitas dan Aliansi Masyarakat Baubau Minta Kapolri Tunda Mutasi Kapolres Hingga Usai Pemilu 2019

Baubau / Sultra1news.com – Sejumlah komunitas dan aliansi masyarakat Kota Baubau menggelar aksi menyuarakan petisi meminta Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian untuk menunda pemutasian AKBP Daniel Widya Mucharam SIk MPA dari Kapolres Baubau menjadi Wakil Direktur Satuan Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Bengkulu.

Koordinator Lapangan (Korlap), Muhammad Syafaat Syam mengatakan aksi tersebut merupakan aspirasi dari sejumlah komunitas dan masyarakat kota baubau, dengan antusianya agar meminta penundaan Mutasi Kapolres Baubau hingga usainya Pemilu Serentak tahun 2019.

“Meminta agar pak Kapolres ini jangan dulu dipindah tugaskan dari kota Baubau tujuannya agar bisa sampai gelaran Pilpres selesai dulu, minimal seperti itu,” ujar pada awak media, Senin (22/10/18).

Menurutnya, selama AKBP Daniel Widya Mucharam, menjabat sebagai Kapolres Baubau, sudah terbukti kinerjanya yang inovatif dan humanis kepada masyarakat.

“Pada saat Pilkada kemarin, Baubau rawan konflik kebetulan dia ada di sini dan mengatasi itu, sehingga Alhamdulillah pada saat Pilkada kemarin itu aman, tidak ada konflik,” tuturnya.

Dikatakanya pula, Baubau saat ini sangat membutuhkan buah pikiran dari Daniel dalam memberikan keamanan. Terlebih lagi akan ada perhelatan Pilpres dan Pilcaleg.

“Jadi sangat besar harapan kami, pada pak Kapolri untuk bisa menunda perpindahan tugasnya beliau, kami sayang sama beliau. Kami tahu itu terkait masalah karirnya beliau, tapi kami memang lagi butuh sekali untuk memimpin kami di lsini, demi keamanan Baubau juga,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut selain mengelar aksi meminta penundaan mutasi AKBP Daniel Widya Mucharam, sejumlah Komunitas dan beberapa Aliansi ini juga meminta tanda tangan.

hasil dari tanda tangan yang sebanyak sepuluh ribu tanda tangan untuk meminta Kapolri menunda pergantian Daniel Widya Mucharam.

Adapun aksi tersebut dilakukan di tugu kirap yang berakhir di gedung DPRD Kota Baubau dengan jumlah masa sekitar kurang lebih 100 orang.

(Ady/SSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *