Kasus Amdal Reklamasi Pantai Moko Tak Kunjung Temui Titik Terang, La Ode Sarifudin sebut Polres Baubau Tak Berdaya di Tangan Kades

Baubau / Sultra1news.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Anti Korupsi (LSM-Barakati) mengelar aksi mempertanyakan kinerja Polres Baubau dalam menagani kasus amdal reklamasi pantai moko, yang tak kunjung menemui titik terang sejak di laporkan nya pada tanggal 25 Juli 2018 lalu.

Dengan Laporan Polisi (LP) Nomor B/171/VII/2018/Reskrim. Ketua LSM-Barakati, La Ode Sarifudin mengatakan Polres Baubau sengaja mengulur-ngulur waktu proses penyidikan.

Sebab, Surat Rekomendari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tenggara sudah menerbitkan Surat nomor : 660/938/VIII/2018, yang menyatakan Proyek reklamasi pantai di Desa Moko, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Belum memiliki Izin Lingkungan.

“Maka dengan ini, saya berani mengatakan bahwa Polres Baubau tidak berdaya di tangan Kades Moko,” tegasnya saat dikonfirmasi wartawan Sultra1news.com saat megelar Aksi di depan Polres Baubau, Kamis (1/11/18).

Ditempat yang sama, Kapolres Baubau, AKBP Hadi Winarno mengatakan secepatnya akan segera menuntaskan dan akan memberikan laporkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada LSM-Barakati, terkait sejauh mana proges pendalaman Kasus tersebut.

“Karna dari beberapa aturan yang dilanggar, baik itu terkait UUD Lingkunga hidup, UUD Pesisir dan pulau-pulau kecil maupun permasalahan perusakan terkait masalah prisuasif itu. Nanti coba kita lihat kira-kira apa yang tepat untuk masalah ini, setelah itu maka akan di gelarkan,” ungkap mantan Kapolres Wakatobi itu pada wartawan.

Yang jelas, Kata dia, dari lingkungn hidup Provinsi sudah menyurat untuk meminta ahlinya. “tetapi dari Provinsi belum ada ahli terkait hal ini,” tuturnya.

(Ady/SSN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *