Penggadaian Baubau di Duga Lakukan Diskriminasi Pelayanan kepada Salah Satu Nasabah

Sultra1news.com, BAUBAU – Aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Penggadaian Cabang Baubau diduga melakukan Diskriminasi terhadap salah satu nasabah berinisial NS yang saat itu hendak mengadaikan barang (emas,red) miliknya.

NS Mengatakan saat Hendak menggadaikan emas miliknya yang dibelinya beberapa bulan yang lalu disalah satu moll di Jakarta tidak diterima pihak Penggadaian dengan alasan kadar emasnya rendah.

“Jika mereka bilang ini kadar emasnya rendah, saya meminta bukti hasil uji leb dari Penggadaian. Sebab disini saya merasa dirugikan karna emas ini saya beli dengan Harga Rp 14 juta,” ungkapnya pada wartawan, Selasa (08/01/19).

Pun begitu, kata dia, salah satu oknum pegawai Penggadaian malah bersikap kasar saat NS hendak meminta bukti dari Penggadaian berapa kadar emas miliknya, sebab SN juga memiliki surat-surat Sah legaitas emas miliknya.

Melihat keributan yang terjadi, Wartawan yang kebetulan ada dilokasi mencoba untuk meluruskan hal tersebut. Malah di acam oleh salah satu Sikuriti Penggadaian.

“Salah satu Sekuriti di Penggadaian Cabang Baubau telah menghina wartawan, serta pihak Penggadaian telah menghalag-halagi tugas wartawan, itu telah melanggar dalam UU pres nomor 40 tahun 1999,” ungkap Arun pada wartawan.

Lebih lanjut, kata dia, Bahkan pihak Penggadaian melibatkan oknum polisi pada saat dirinya hendak mengkonfrontasi pihak yang bersangkutan akibat kelalayan pelayanan oleh pihak Penggadaian yang notabenya adalah aset BUMN terhadap nasabah.

Pun begitu, samapai saat ini pihak Penggadaian masih belum bisa dikonfirmasi, Namun Salah satu Skuriti Penggadaian, La Ode Suufi Mengatakan Unsur pimpinan masih berada di Jakarta dan Wartawan diminta untuk kembali pada hari Senin (14/01/19).

“Seluruh Unsur pimpinan masih berada di Jakarta, kebetulan didalam hanya ada staf saja, sebaiknya nanti senin bapak datang lagi lebih bagusnya sama pimpinan langsung,” ujurnya.(SSN)