Cuaca Extrim, Sejumlah Kapal Tujuan Wakatobi Ditundu Berlayar

      Comments Off on Cuaca Extrim, Sejumlah Kapal Tujuan Wakatobi Ditundu Berlayar

Sultra1news.com, BAUBAU – Cuaca extrim yang melanda hampir diseluruh daerah di Indonesia juga terasa di kota Baubau. Melihat hal tersebut Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) kelas I kota Baubau langsung mengambil sikap menunda sejumlah keberangkatan kapal dikarnakan gelombang laut dan angin kencan, sangat berbahaya bagi semua transportasi laut antar pulau khususnya diwilayah kepulauan Buton.

Kepala KUPP Kelas l Baubau melalui Kepala Seksi Kesyahbandaran, Muh Irfan mengatakan, buruknya cuaca yang melanda Kota Baubau, memaksa kepada pihak kapal penyebrangan antar pulau untuk tidak melaut, sebab ditakutkan mengancam keselamatan bagi semua penumpang saat berlayar.

“Kami menunda tiga kapal untuk tidak berlayar, dari tiga kapal itu semuanya bertolak menuju kabupaten Wakatobi, bila dipaksakan bahaya buat kapal itu serta penumpang kapal,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (23/09/19).

Lanjut kata dia, sejumlah kapal yang ditunda untuk berlayar pada tanggal 22 januari 2019 pukul 13:00 Wita diantaranya yakini, KM Aksar saputra 03 tujuan Kaledupa, KM Harapan mujur tujuan Tomia serta KM Karena Dia tujuan Binongko.

“Yang jelas tidak ada pelayaran pada tanggal 22 januari kemarin, itu khsusu kapal antar pulau tujuan wakatobi dan sekitarnya, kalau untuk tujuan Raha-Kendari berjalan seperti biasanya, karena tujuan raha terbilang aman,” jelasnya.

Pun begitu, kata dia, cuaca buruk yang melanda seluruh indonesia khsusunya dipelabuhan murhum Kota Baubau, air laut yang bisanya terlihat normal setiap harinya didermaga tersebut, nyaris rata dengan dermaga tempat dimana kapal bersandar.

“Kami kosongkan semua dermaga, kami arahkan semua kapal untuk berlabu didekat pulau makasar, sebab air laut sudah tinggi sekali ditambah ombak keras yang menghantam semua kapal itu, agar aman kami perintahkan untuk berlabu,” kata dia.

Dikatakannya, memasuki bulan februari pihaknya sudah memprediksi gelombang laut dipastikan sangat tinggi, olehnya itu demi memberikan rasa aman dan keselamatan bagi pengguna jasa transportasi laut, pihaknya terus berkordinasi kepada BMKG tentang perkiraan cuaca.

“24 jam kami terus berkordinasi sama BMKG untuk Update cuaca terkini, selain BMKG kami juga kordinasi sama Danposal serta pihak Sar bila nantinya ada hal yang tidak dihendaki,” pangkasnya.(SSN)