Dialog Publik Bertabur Cahaya di Negeri Seribu Benteng (JILID II)

      Comments Off on Dialog Publik Bertabur Cahaya di Negeri Seribu Benteng (JILID II)

Sultra1News / Baubau – Tibalah kemudian untuk yang kedua kalinya, Pengurus Ikatan Mahasiswa Kota Baubau (IMKB) Makassar dapat kembali mengadakan kegiatan tahunannya yaitu sebuah kegiatan dialog publik yang sifatnya kedaerahan dan dalam kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan lampion sebagai sebuah bentuk euforia kegiatan tersebut. Kali ini IMKB Makassar akan membahas sebuah wacana yang sudah sangat marak diperbincangkan di daerah Buton itu sendiri. Sebuah wacana yang sangat menarik untuk diperbincangkan karena menurut saya ini memiliki eksistensi besar yang pastinya akan menjadi suatu kebanggaan bagi kami juga masyarakat Buton secara keseluruhan jika wacana ini sampai pada tujuannya. Wacana tersebut yaitu, akan diusungkannnya seorang sultan dari Buton sebagai pahlawan nasional NKRI. Beliau adalah Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau dikenal dengan panggilan Oputa Yi Koo.

Saya selaku Ketua Umum IMKB Makassar mendukung penuh wacana ini karena terus terang sebagai pemuda Buton akan sangat bangga jika kemudian daerah saya memiliki pahlawan nasional karena itu akan menjadi sebuah landasan semangat tersendiri bagi pemuda-pemuda karena dapat menjadikannya sebagai tolak ukur pribadi kepemimpinan yang baik untuk daerah juga bangsa ini. Maka dari kegiatan inilah kami selaku Pengurus Ikatan Mahasiswa Kota Baubau (IMKB) Makassar menunjukkan bentuk dukungan kami terhadap wacana pengusungan Oputa Yi Koo sebagai salah satu Pahlawan Nasional NKRI.

Tema kegiatan ini yaitu “Mengenal Jejak Panjang Oputa Yi Koo Sebagai Bentuk Tanggungjawab Moral Pemuda dalam Mengangkat Eksistensi Nilai-Nilai Kepahlawanan”.

Kegiatan ini tak terlepas dari keterlibatan pemerintah juga elemen-elemen lain seperti OKP-OKP yang berada di Kota Baubau. Maka dari itu saya pribadi akan sangat berterimakasih bila kegiatan ini dapat memiliki dampak positif bagi daerah. Dan tahun ini kegiatan dialog ini akan kami adakan di Bumi Perkemahan Samparona, karena menurut kami lokasi tersebut sangat strategis untuk dilangsungkannya kegiatan semacam ini. Apalagi ketika sampai pada pelepasan lampion, itu sangat pas karena Samparona memiliki wilayah yang luas jikalau orang banyak ingin berkumpul ataupun berkerumun.

Dengan diadakannya dialog publik bernuansa kedaerahan ini, kami berharap agar pemuda-pemuda khususnya pemuda Buton dapat senantiasa mengenal para pejuangnya juga kemudian dapat menjadikan daerahnya sebagai daerah yang maju serta memiliki kultural yang amat sangat kental dengan kehidupan sehari-harinya. Karena saya pribadi sangat bangga karena Kesultanan Buton adalah salah satu peradaban yang sangat diperhitungkan pada masanya. Juga kami berharap agar Buton menjadi daerah yang tidak mudah dipecah belah, menjadi daerah yang selalu kokoh baik dihadapkan dengan polemik apapun, dan menjadi daerah yang akan mencetak manusia-manusia khususnya pemuda-pemudi hebat yang akan memegang tongkat estafet masa depan yang dapat membanggakan bangsanya, daerahnya, orang sekitarnya juga dirinya sendiri kelak.

Saya juga bersama teman-teman yang lain berharap kegiatan ini dapat berjalan juga sukses sampai selesai. Dukungan juga apresiasi dari masyarakat Kota Baubau itu kemudian akan sangat bermanfaat bagi kami agar dapat menjalankan kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya satu atau dua kali, tapi InshaAllah akan terus berlanjut. Karena inilah bentuk kontribusi kami sebagai pemuda juga Mahasiswa kepada daerah tercinta. Wassalam.