Sebuah Toko Onderdil di Wonosobo Yang Menjadi Obyek Sengketa Eva Triana Dengan BPR Surya Yudha Diduga Dirusak Orang Tak Dikenal

Sebuah toko spare part kendaraan bermotor “Mekar Sari Motor” yang terletak di Jalan  Purworejo No 1 RT. 001 RW  05 Maduretno Kalikajar Wonosobo yang merupakan obyek sengketa antara Eva Triana dengan BPR Surya Yudha yang perkaranya hingga saat ini masih berjalan di Pengadilan

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada 23/3 objek sengketa tersebut dirusak oleh beberapa orang dengan cara membongkar paving blok dihalaman objek tersebut, belakangan diketahui salah satu diantara perusak itu berinisial KTN

Selaku pemilik toko yang disengketakan, Eva Triana merasa tidak mempunyai permasalahan apapun dengan KTN, atas kejadian tersebut bersama kuasa hukumnya Eva melaporkannya ke PN Wonosobo dengan registrasi PMH No 12

Hal serupa kembali terjadi pada Kamis 23/5, objek sengketa tersebut kembali didatangi oleh beberapa orang yang salah satunya berinisial KNTN dengan  maksud akan membongkar paving blok, kepada Eva mereka mengakui diperintah oleh orang berinisal Wd.

Merasa tidak ada permasalahan apapun dengan Wd, Eva Triana melalui kuasa Hukumnya Risandi SH akan segera menempuh jalur hukum untuk menyikapi kejadian tersebut.

Dihadapan awak media, Eva Triana mengatakan
“Toko ini adalah obyek sengketa antara saya dengan BPR Surya Yudha yang sampai saat ini masih berjalan dalam proses hukumnya dan belum mempunyai kemuatan hukum tetap”

“Sementara itu, saya sama sekali tidak ada permasalahan dengan orang yang bernama Wd. Lho kok ini tiba tiba memerintahkan orang orang untuk membongkar paving blok yang berada pada lokasi obyek sengketa” ucap Eva

“Atas kejadian ini, bersama kuasa hukum saya akan menempuh jalur hukum untuk menuntut keadilan” pungkas Eva.

Kuasa hukum Eva Triana, Risandi SH kepada awak media mengatakan
“Perusakan terhadap obyek sengketa oleh siapapun tidak dapat dibenarkan. Karena dilokasi Toko Mekar Sari Motor itu sudah terpampang jelas ada pengumuman/pemberitahuan objek sengketa antara Eva Triana dengan BPR Surya Yudha”

“Pihak BPR Surya Yudha juga tidak melakukan langkah apapun, karena belum ada kekuatan hukum tetap” ucap Risandi

Sumber