Surabaya, (Sultra1news) – Tiga mahasiswa program studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil lolos program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 5 yang digelar Infinite Learning.

Kesuksesan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Unusa, namun juga memperoleh apresiasi khusus dari Infinite Learning, sebuah perusahaan animasi tingkat internasional yang berbasis di Nongsan Digital Park, Batam yang berlangsung pada 27-29 Mei 2024.

Ketiga mahasiswa Sistem Informasi Unusa tersebut, yakni Alif Fachrul Rizky Endiyanto, Aufa Milenio Amari, Rafif Irfan Saifullah. Mereka yang berprestasi di bidang animasi dan teknologi informasi mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti program magang yang mencakup mentoring intensif dan ujian sertifikasi kompetensi internasional tanpa biaya.

Program mentoring dan ujian yang di luar program ini diperkirakan bernilai sekitar Rp 33 juta. Kesempatan ini memberikan keuntungan besar bagi para mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka di industri animasi global.

Program Director Infinite Learning, Ari Nugrahanto mengatakan, sangat terkesan dengan semangat dan kemampuan mahasiswa Unusa. Mereka dinilai menunjukkan dedikasi yang tinggi dan potensi besar untuk berkembang di industri animasi internasional.

“Kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas di bidang animasi dan teknologi informasi. Kami berharap kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Unusa dapat terus berlanjut dan semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaat dari program ini,” kata Ari, di Surabaya Rabu (29/5/2024).

Acara penghargaan yang berlangsung di Nongsan Digital Park tersebut, turut dihadiri 30 institusi pendidikan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), Politeknik Media Kreatif Jakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Teknologi Batam.

Nongsan Digital Park sendiri dikenal sebagai pusat industri digital dengan klien internasional seperti DreamWorks dan Universal, ini menjadikannya tempat yang strategis untuk pengembangan teknologi animasi.

Direktur Akademik Kemahasiswaan dan Perpustakaan Unusa, Dr Umdatus Soleha MKes mengatakan, pendidikan dan pembinaan di Unusa mampu bersaing di tingkat internasional. Ia mengaku bangga dan berterima kasih kepada Infinite Learning atas apresiasi yang diberikan.

Pencapaian ini juga merupakan motivasi bagi seluruh sivitas akademika Unusa untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas kerja sama dengan berbagai industri. ‘’Kami akan terus berupaya menciptakan peluang-peluang baru bagi mahasiswa agar mereka bisa mendapatkan pengalaman berharga di tingkat global,” terangnya.

Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi Unusa, Ima Kurniastuti MT mengatakan, program ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Unusa untuk belajar langsung dari industri dan memperoleh sertifikasi kompetensi internasional.

“Ini adalah kesempatan luar biasa yang sangat sulit didapatkan tanpa adanya kolaborasi seperti ini. Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk kerjasama yang lebih erat dengan Infinite Learning dan industri lainnya,” pungkasnya. (red)

Sumber