IDXChannel – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat penjualan mobil di pasar domestic masih bertahan pada angka 1 juta unit dalam 10 tahun terakhir. Namun, meski pasar domestik lesu, Kemenperin menyebut industri otomotif RI masih punya peluang di pasar ekspor. 

“Meskipun penjualan di domestik stagnan, produksinya terus meningkat karena untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Artinya, industri otomotif kita masih punya daya saing,” ujar Plt. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Putu Juli Ardika melalui keterangan tertulis, Kamis (11/7/2024).

Kemenperin mencatat, selama 2023 penjualan untuk kendaraan roda dua di pasar domestik sebesar 6,2 juta unit dan ekspornya mencapai 570 ribu unit. Sementara itu, ekspor kendaraan mobil sebesar 506 ribu unit untuk jenis CBU dan 65 ribu unit untuk CKD.

Putu mengatakan tren kenaikan ekspor untuk kendaraan mobil, terjadi sejak 2016 sebesar 194 ribu unit dan pada 2023 mencapai 506 ribu unit.

“Bahkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini terdapat penambahan industri otomotif baru antara lain Hyundai, Chery, Neta, Citroen dan MG,” kata dia.

Putu mengatakan sejumlah produsen otomotif skala global juga sedang membidik Indonesia sebagai basis produksi, termasuk menjadikan hub ekspor.

Merujuk kajian akademisi dari LPEM UI, stagnasi penjualan mobil di Indonesia dipengaruhi penurunan daya beli masyarakat, sehingga menyebabkan masyarakat yang tidak dapat membeli mobil baru memilih untuk membeli mobil bekas.

“Dalam upaya mengatasi hal tersebut, diperlukan suatu program untuk menstimulus pembelian mobil baru di masyarakat. Tentunya, pemberian stimulus harus tetap mengedepankan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi karbon,” kata dia.

Adapun penjualan domestik dan produksi mobil di Indonesia mencapai nilai tertinggi pada 2013. Hal tersebut dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan per kapita Indonesia periode 2011-2013, serta diluncurkannya program Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2).



Sumber