Pemuda Bataraguru Ditemukan Tewas Dengan Luka Didada.

      Comments Off on Pemuda Bataraguru Ditemukan Tewas Dengan Luka Didada.

Sultra1News / Baubau – Pemuda yang berinisial ‘A’ (38) warga Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau tewas bersimbah darah setelah ditikam di bagian dada sebanyak tiga kali.

Kejadian penikaman hingga menewaskan pemuda yang berinisial (A) terjadi pada Minggu malam (23/09/2019) sekitar pukul 19.00 Wita di Hotel Malibu di kelurahan bataraguru kecamatan wolio kota Baubau.

Saudara Korban mengaku, sebelum kejadian penikaman tersebut dirinya bersama korban berbincang-bincang. Namun tidak lama korban mengatakan bahwa rencananya saya akan berangkat pada hari sabtu tapi entah kenapa saya (saudara korban Red) sudah sampai hari minggu ini adik saya belum juga berangkat, mungkin dia lagi urus usahanya yang sedang dijalankannya sekarang.

“Saya dengan dia (Ayung) tidak pernah bercerita jika ada masalah atau ada utang piutang dia (Ayung) selalu diam bahkan jarang bicara. “Ujarnya.

Lanjut Yuli saudara korban, saat itu Ayung sedang berada dibelakang tiba-tiba ada banyak warga yang melihat mobil masuk kedalam menuju kediaman ayung belakang hotel malibu.

“Dia pelaku kemungkinan menikam Ayung dari rumah yang ada di belakang sampai Ayung harus berlari sampai kedepan menuju hotel malibu dan saat itu Ayung sudah bersimpah darah disekitar tubuhnya dan masih sempat di larikan di rumah sakit siloam,” urai dia.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan warga ke pihak berwenang yakni Polres Baubau dan Polsek terdekat yakni polsek Wolio. Petugas Polres Baubau dibantu Polsek Wolio langsung melakukan olah TKP. jasad korban langsung dievakuasi warga menggunakan mobil ambulance.

Untuk diketahui, terdapat sekitar tiga tusukan pisau yang bersarang di tubuh korban yakni luka pada dada.

Informasi lain yang berhasil dihimpun dari beberapa warga di sekitar hotel malibu, diketahui korban tinggal menetap di kelurahan bataraguru kecamatan wolio kota Baubau, korban yakni yang mempunyai keturunan Tiong Hoa.

Ditempat kejadian pelaku meninggalkan barang bukti berupa mobil jenis Sigra yang berwarna silver dengan nopol DT 1351 EG.

Sementara itu pelaku penikaman yang melarikan diri masih dikejar oleh tim buser Polres Baubau dibantu aparat Polsek Wolio. Beberapa warga saksi kejadian telah dimintai keterangan oleh petugas.
Hingga berita ini diturunkan pihak Kepolisian belum bisa dikonfirmasi terkait kasus pembunuhan itu dan apa motif penikaman hingga menewaskan korban masih dalam pengembangan petugas.

(AG/SSN).