Dianggap Memberatkan, Mahasiswa Teknik Menolak adanya Sistem Kuliah Online

      Comments Off on Dianggap Memberatkan, Mahasiswa Teknik Menolak adanya Sistem Kuliah Online

Sultra1News / Baubau – Sehubungan dengan surat edaran dari menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 36962/MPK.A.HK/2020 tertanggal 17 Maret 2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19) yang menjadi pusat perhatian dunia saat ini sudah mulai berdampak bagi stabilitas sosial di Indonesia.

Pemerintah pusat pun sudah mengeluarkan kebijakan demi mencegah penyebarannya.
Pemerintah Kota Baubau pun sudah mengeluarkan himbauan yaitu untuk menghindari keramaian atau menjaga jarak antara sesama atau biasa disebut dengan social distancing.

Dengan adanya social distancing ini sangat berpengaruh terhadap semua sektor pekerjaan, tidak terkecuali sektor pendidikan.

Rahmat z udu selaku BEM teknik “Hasil survey kami, kebanyakan mahasiswa memberikan komentar negatif, dan kecewa terhadap sistem perkuliahan online,”
Ia mengatakan, kebanyakan mahasiswa mengeluh dengan adanya kuliah tanpa tatap muka in secara langsung.

Mereka mengatakan kuliah daring ini menyusahkan, ditambah lagi dengan jaringan yang lelet, peralatan elektronik mahasiswa yang kurang memadai, tugas yang diberikan terlalu banyak dan waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tugas terlalu singkat serta komunikasi yang kurang efektif.

Selain keluhan, kata Rahmat, mahasiswa juga memberikan beberapa solusi terhadap perkuliahan online ini, yang mungkin ini bisa diterapkan demi kelancaran perkuliahan tanpa tatap muka ini.

Mereka menyarankan agar tugas yang diberikan kepada mahasiswa harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang sekarang sedang dihadapi oleh mahasiswa.

Selain itu, waktu yang diberikan untuk menyelesaikan tugas harus disesuaikan kembali mengingat kendala-kendala yang dialami mahasiswa dapat mengganggu proses penyelesaian, serta membuat atau menerapkan metode pembelajaran berbasis online yang terstruktur dan sistematis sehingga penyampaian materi dapat lebih efektif Maka Rahmat meminta kepada pihak birokrasi untuk :

1. Mengeluarkan kebijakan subsidi paket data kepada mahasiswa fakultas teknik unidayan selama proses perkuliahan online.
2. Melakukan peninjauan ulang terkait uang SPP yang sekiranya di semester genap ini tidak secara efektif sarana dan prasarana yang harus di terima mahasiswa.
3. Mengintruksikan kepada seluruh dosen lingkup fakultas teknik unidayan dalam melaksanakan perkuliahan online, agar memberikan tugas yang proporsional kepada mahasiswa dengan mempertimbangkan aspek psikologis dan kesehatan.
4. Mengeluarkan petunjuk teknik terkait kepastian konsultasi akademik dan kemahasiswaan, berupa seminar dan ujian yang berkaitan dengan skripsi, tesis dan disertasi serta kegiatan penelitian dalam hal ini kerja praktek (KP) serta kuliah kerja nyata (KKN).
5. Memberikan jaminan kepada mahasiswa berupa nilai yang baik, sekiranya dalam berupaya mengikuti kuliah online maupun yang tidak dikarenakan terkendala handphone atau lain2.
Semoga pihak kampus mengindahkan persoalan tersebut.