Dispar Kota Baubau tingkatkan kapasitas pemandu wisata air

      Comments Off on Dispar Kota Baubau tingkatkan kapasitas pemandu wisata air

Sultra1News / Baubau – Dinas Pariwisata Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pemandu wisata terutama wisata air sebagai tujuan lebih menyiapkan mereka dalam pengelolaan objek-objek wisata masa pandemi COVID-19.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Moh Abduh, di Baubau, Senin, mengatakan, sebagai ujung tombak kepariwisataan, perlu kiranya para pemandu atau kelompok-kelompok sadar wisata diberikan pelatihan melalui Balai Wisata Air (Balawista).

“Wisata air bukan hanya di laut, tetapi wisata air di darat seperti air terjun, danau juga ada. Jadi ketika wisatawan datang kita sudah lebih siap. Dan ini untuk mengantisipasi bila kondisi normal setelah COVID-19,” ujarnya.

Kata dia, pelatihan Balawista yang melibatkan SAR dan pihak yang memiliki keandalan susur gua dan penyelamatan panjat tebing sebagai pelatih itu, peserta diikuti dari sejumlah elemen di antaranya dari Mapala (mahasiswa pecinta alam) dan Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) serta kelompok sadar wisata yang merupakan mitra pihaknya.

“Jadi mereka mengikuti pelatihan dan langsung dengan praktik lapangan. Peserta juga ini sebagai pelaku di objek-objek wisata,” katanya.

Pelatihan yang digelar baru-baru ini selama dua hari dengan melaibatkan sekitar 40-an orang itu, lanjut Abduh, para peserta diberikan materi baik terkait dengan keselamatan penanganan pertama terhadap kecelakaan di laut maupun di objek wisata air didarat.

Ia mengatakan, para peserta yang mengikuti pelatihan diberikan sertifikat sebagai pegangan mereka bahwa sudah dianggap memiliki pengetahuan dasar meskipun butuh pelatihan lanjutan juga.

“Jadi ini miminal kita mengantisipasi. Dan ini merupakan salah satu program dari pemerintah, juga pesan pak walikota bahwa semua sektor harus sudah siap bila masa pandemi COVID berakhir,” katanya.

Ditambahkan pula, dalam kegiatan pelatihan peserta tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan jaga jarak.

“Jadi selama pelatihan yang namanya protokol kesehatan kita perhatikan,” ujar Moh Abduh yang juga mantan Kepala Bagian Pembangunan Setda Pemkot Baubau ini. (Tim SSN)